Bimbingan Teknis Sistem Aplikasi Database Management System (DBMS) for Drug Treatment Centers

  • Penyelenggara: Direktorat RSKP NAPZA Kemensos
  • Penyedia system aplikasi: United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC)
  • Donatur: International Narcotics & Law Enforcement (INL)
  • Peserta: 30 IPWL/60 org peserta dari IPWL se-Jawa Timur, Bali, NTB, Kalbar, Papua, Papua Barat dan Kaltara

 

Hasil kegiatan D-1 (Selasa, 9 Juli 2019)

 

  Acara dibuka oleh Bapak Narendra Narotama (Lobby) sebagai perwakilan dari UNODC yg menjelaskan bahwa sistem aplikasi pengumpulan dan pengolahan data IPWL dan klien capaian ini telah diuji coba sejak tahun 2018 pada saat Direktur RSKP NAPZA Kemensos masih dijabat oleh Bapak Waskito Budi hingga awal tahun 2019 pada sekitar 30 IPWL di Sumatera Utara, Lampung, Jawa Barat dan Jawa Tengah.

-          Dilanjutkan oleh Bu Sri Harijati selaku Kasubdit Pemulihan RSKP NAPZA Kemensos yg menjelaskan bahwa kota Surabaya menjadi kota ke-2 tempat penyelenggaraan bimtek serupa setelah Yogyakarta, dan rencananya akan dilanjutkan hingga 3x kegiatan lagi dgn harapan 189 IPWL se-Indonesia mendapatkan kegiatan yang sama. Nantinya detil data pribadi per klien hanya akan bisa diakses oleh IPWL bersangkutan, Kemensos hanya akan mendapatkan hasil aggrate (himpunan data) berupa jumlah total capaian klien ranap rajal, perbandingan jumlah jenis kelamin, asal wilayah, jenis NAPZA yg digunakan, dll.

-          Kegiatan dilanjutkan dengan praktek langsung pembuatan ID IPWL yang difasilitasi oleh Bapak Panji Rahman selaku IT Expert & Consultant UNODC, pembuatan ID Admin Lembaga (Pimpinan IPWL) yang telah meng-entry data semua SDM dlm lembaga (PM dan Konselor) dan telah men-create master data ID Staf Admin yang telah meng-entry data kelembagaan (alamat, CP dan legalitas lembaga) dan men-create master data ID semua SDM IPWL yg didanai Kemensos. Userid dan password utk 5 org SDM tsb telah dijapri by WA siang hari ini.

-          Di sore hari Staf Admin telah praktek langsung dengan meng-entry data 1 org klien ranap dan 1 org klien rajal 2019 dari mulai data demografi (NIK, alamat, nama ortu, email ortu apabila nantinya ortu/wali ingin mengakses progress klien by website), data intake klien, data spot-check klien, data cek fisik klien hingga upload form informed consent klien tsb.

-          Kegiatan D-2 besok akan dilanjutkan dengan praktek langsung oleh konselor dgn meng-entry data terapi klien (mulai dr tahapan asesmen, terapi fisik, psikososial, mental spiritual dan livelihood hingga tahapan terminasi).

 

 

Hasil kegiatan D-2 (Rabu, 10 Juli 2019)

 

-          Melakukan review kegiatan yang sudah dilakukan oleh Admin Lembaga (Pimpinan IPWL) dan Staf Admin di hari ke-1, antara lain:

  1. Pendaftaran Lembaga: IPWL PLATO Foundation
  2. Pendaftaran Admin Lembaga: selesai
  3. Pendaftaran Staf Admin: selesai
  4. Update Data Kelembagaaan: Alamat, CP, legalitas lembaga selesai
  5. Update Sumber Daya Manusia: Pimpinan, PM, Konselor selesai
  6. Pendaftaran Penanggung Jawab Terapi: selesai
  7. Pendaftaran Konselor: 5 orang selesai
  8. Input Data Klien: 2 orang klien ranap dan 3 orang klien rajal selesai

-          Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan praktek langsung dengan menggunakan userid PJ Terapi menunjuk konselor untuk setiap klien yang telah dimasukkan data intake-nya. Karena userid yang sama sudah menjadi Konselor dan juga PJ Terapi, pada saat login menggunakan userid PJ Terapi, userid tersebut tidak dapat menunjuk dirinya sendiri sebagai konselor. Karena itu PJ Terapi diubah menggunakan Userid PM.

-          Kegiatan berikutnya di siang hari dilanjutkan dengan userid konselor dengan meng-entry data 1 orang klien rajal, antara lain: Asesmen Awal yang terdiri dari:

  • Proses asesmen
  • Informasi umum
  • Status 6 domain dalam ASI dan
  • Kesimpulan

Dilanjutkan dengan pengisian Treatment Plan yang terdiri dari:

  • Proses treatment
  • Rencana terapi dan
  • Detil rencana terapi

-          Selanjutnya userid PJ Terapi melakukan “complete program” atas klien yang telah dientry datanya oleh userid konselor, akan tetapi karena system mengalami “trouble” dan jaringan wifi di hotel lambat, aktivitas ini tidak dapat terlaksana.

 

 

 

                                        

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hasil kegiatan D-3 (Kamis, 11 Juli 2019)

-          Kegiatan pagi hari ini dibuka dengan sesi tanya jawab yang difasilitasi oleh Lobby UNODC, menanyakan kepada peserta terkait kendala/error pada system yang terjadi selama bimtek, beberapa permasalahannya sbb:

  • Userid konselor tidak dapat men-save tujuan umum, khusus, kekuatan dan intervensi pada menu rencana terapi di treatment plan,
  • Userid konselor tidak dapat men-save kesimpulan umum pada menu asesmen awal,
  • Userid konselor tidak dapat men-delete jumlah kegiatan outreach/penjangkauan yang kebanyakan dientry padahal wewenang ada pada konselor.

-          Selanjutnya Lobby mereview lagi tugas masing-masing userid (Admin/Pimpinan Lembaga, Staf Admin, PJ Terapi dan Konselor), membagikan PPT Bimtek dan Form Training Evaluation yang langsung diisi dan dikumpulkan semua peserta secara online.

-          Sistem Aplikasi DBMS diharapkan dapat mulai diterapkan mulai tahun 2020, tentunya IPWL akan melewati beberapa tahapan/masa transisi yang memerlukan pelaporan manual dan online sebelum semuanya dapat di-online-kan.

-          Bimtek ditutup pada pukul 10.00 oleh Bu Nurul Kemensos dan dilanjutkan dengan foto bersama.

-          Penyelenggara: Direktorat RSKP NAPZA Kemensos

-          Penyedia system aplikasi: United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC)

-          Donatur: International Narcotics & Law Enforcement (INL)

-          Peserta: 30 IPWL/60 org peserta dari IPWL se-Jawa Timur, Bali, NTB, Kalbar, Papua, Papua Barat dan Kaltara

 

Hasil kegiatan D-1 (Selasa, 9 Juli 2019)

 

-          Acara dibuka oleh Bapak Narendra Narotama (Lobby) sebagai perwakilan dari UNODC yg menjelaskan bahwa sistem aplikasi pengumpulan dan pengolahan data IPWL dan klien capaian ini telah diuji coba sejak tahun 2018 pada saat Direktur RSKP NAPZA Kemensos masih dijabat oleh Bapak Waskito Budi hingga awal tahun 2019 pada sekitar 30 IPWL di Sumatera Utara, Lampung, Jawa Barat dan Jawa Tengah.

-          Dilanjutkan oleh Bu Sri Harijati selaku Kasubdit Pemulihan RSKP NAPZA Kemensos yg menjelaskan bahwa kota Surabaya menjadi kota ke-2 tempat penyelenggaraan bimtek serupa setelah Yogyakarta, dan rencananya akan dilanjutkan hingga 3x kegiatan lagi dgn harapan 189 IPWL se-Indonesia mendapatkan kegiatan yang sama. Nantinya detil data pribadi per klien hanya akan bisa diakses oleh IPWL bersangkutan, Kemensos hanya akan mendapatkan hasil aggrate (himpunan data) berupa jumlah total capaian klien ranap rajal, perbandingan jumlah jenis kelamin, asal wilayah, jenis NAPZA yg digunakan, dll.

-          Kegiatan dilanjutkan dengan praktek langsung pembuatan ID IPWL yang difasilitasi oleh Bapak Panji Rahman selaku IT Expert & Consultant UNODC, pembuatan ID Admin Lembaga (Pimpinan IPWL) yang telah meng-entry data semua SDM dlm lembaga (PM dan Konselor) dan telah men-create master data ID Staf Admin yang telah meng-entry data kelembagaan (alamat, CP dan legalitas lembaga) dan men-create master data ID semua SDM IPWL yg didanai Kemensos. Userid dan password utk 5 org SDM tsb telah dijapri by WA siang hari ini.

-          Di sore hari Staf Admin telah praktek langsung dengan meng-entry data 1 org klien ranap dan 1 org klien rajal 2019 dari mulai data demografi (NIK, alamat, nama ortu, email ortu apabila nantinya ortu/wali ingin mengakses progress klien by website), data intake klien, data spot-check klien, data cek fisik klien hingga upload form informed consent klien tsb.

-          Kegiatan D-2 besok akan dilanjutkan dengan praktek langsung oleh konselor dgn meng-entry data terapi klien (mulai dr tahapan asesmen, terapi fisik, psikososial, mental spiritual dan livelihood hingga tahapan terminasi).

 

 

Hasil kegiatan D-2 (Rabu, 10 Juli 2019)

 

-          Melakukan review kegiatan yang sudah dilakukan oleh Admin Lembaga (Pimpinan IPWL) dan Staf Admin di hari ke-1, antara lain:

  1. Pendaftaran Lembaga: IPWL PLATO Foundation
  2. Pendaftaran Admin Lembaga: selesai
  3. Pendaftaran Staf Admin: selesai
  4. Update Data Kelembagaaan: Alamat, CP, legalitas lembaga selesai
  5. Update Sumber Daya Manusia: Pimpinan, PM, Konselor selesai
  6. Pendaftaran Penanggung Jawab Terapi: selesai
  7. Pendaftaran Konselor: 5 orang selesai
  8. Input Data Klien: 2 orang klien ranap dan 3 orang klien rajal selesai

-          Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan praktek langsung dengan menggunakan userid PJ Terapi menunjuk konselor untuk setiap klien yang telah dimasukkan data intake-nya. Karena userid yang sama sudah menjadi Konselor dan juga PJ Terapi, pada saat login menggunakan userid PJ Terapi, userid tersebut tidak dapat menunjuk dirinya sendiri sebagai konselor. Karena itu PJ Terapi diubah menggunakan Userid PM.

-          Kegiatan berikutnya di siang hari dilanjutkan dengan userid konselor dengan meng-entry data 1 orang klien rajal, antara lain: Asesmen Awal yang terdiri dari:

  • Proses asesmen
  • Informasi umum
  • Status 6 domain dalam ASI dan
  • Kesimpulan

Dilanjutkan dengan pengisian Treatment Plan yang terdiri dari:

  • Proses treatment
  • Rencana terapi dan
  • Detil rencana terapi

-          Selanjutnya userid PJ Terapi melakukan “complete program” atas klien yang telah dientry datanya oleh userid konselor, akan tetapi karena system mengalami “trouble” dan jaringan wifi di hotel lambat, aktivitas ini tidak dapat terlaksana.

 

 

 

                                        

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hasil kegiatan D-3 (Kamis, 11 Juli 2019)

-          Kegiatan pagi hari ini dibuka dengan sesi tanya jawab yang difasilitasi oleh Lobby UNODC, menanyakan kepada peserta terkait kendala/error pada system yang terjadi selama bimtek, beberapa permasalahannya sbb:

  • Userid konselor tidak dapat men-save tujuan umum, khusus, kekuatan dan intervensi pada menu rencana terapi di treatment plan,
  • Userid konselor tidak dapat men-save kesimpulan umum pada menu asesmen awal,
  • Userid konselor tidak dapat men-delete jumlah kegiatan outreach/penjangkauan yang kebanyakan dientry padahal wewenang ada pada konselor.

-          Selanjutnya Lobby mereview lagi tugas masing-masing userid (Admin/Pimpinan Lembaga, Staf Admin, PJ Terapi dan Konselor), membagikan PPT Bimtek dan Form Training Evaluation yang langsung diisi dan dikumpulkan semua peserta secara online.

-          Sistem Aplikasi DBMS diharapkan dapat mulai diterapkan mulai tahun 2020, tentunya IPWL akan melewati beberapa tahapan/masa transisi yang memerlukan pelaporan manual dan online sebelum semuanya dapat di-online-kan.

-          Bimtek ditutup pada pukul 10.00 oleh Bu Nurul Kemensos dan dilanjutkan dengan foto bersama.

 

 

by : Jemmy