KIDS JAMAN NOW!!! NARKOBA NO!!! PRESTASI YES!!!

Indonesia darurat narkoba. Demikian fakta yang semakin marak diberitakan di media informasi. Hal tersebut nampaknya semakin membuka cakrawala pihak sekolah, mengenai pentingnya pencegahan narkoba sejak dini kepada siswanya. Staf dan Volunteer PLATO melakukan gerakan “Youth Campaign” di sekolah dan komunitas. Pelaksanaan Youth Campaign perdana adalah Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba kepada para siswa kelas 5 SDN Ngagel Rejo III / 398 pada Hari Kamis, 1 Maret 2018.

Adapun acara sosialisasi tersebut diadakan di SDN Ngagel Rejo III / 398 yang beralamat di Jalan Bratang Wetan I no. 16, Surabaya. Sekitar 80 orang siswa kelas V dan didampingi oleh beberapa guru menjadi peserta acara. Kegiatan sendiri dimulai pada pk. 09.00 hingga 11:00 WIB, yang dibuka secara langsung oleh sambutan singkat Bapak Sutrisno, S.Pd selaku kepala sekolah. Selama satu jam di depan, adik-adik diajak lebih memahami narkoba, termasuk jenis-jenisnya, pengaruhnya, dan efek sampingnya. Jika pada awalnya, mereka hanya mengenal beberapa narkoba dari televisi, setelah materi diberikan mereka menjadi lebih mengenal narkoba jenis lain, sehingga bisa lebih waspada apabila ada orang yang menawarkan barang-barang tersebut kepada mereka.

Salah satu metode yang diterapkan di sini adalah bermain Kuis “Benar atau Salah”. Adik-adik secara aktif diajak memberikan jawaban atas sebuah fakta tertentu terkait narkoba.  Kemudian pemateri akan memberikan penjelasan mengapa hal tersebut benar atau salah. Selanjutnya, berbagai materi lain juga disampaikan adik-adik siswa, seperti efek samping penggunaan narkoba, mengapa banyak anak bisa terlibat, dan bagaimana apabila menjumpai teman atau orang lain yang terkena narkoba. Informasi tersebut disampaikan oleh Kakak-kakak Fasilitator PLATO secara atraktif, dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, sehingga adik-adik siswa mudah menangkap dan tetap antusias memperhatikan hingga akhir. 

Agar adik-adik tetap fresh dan fokus, mereka diajak untuk bernyanyi lagu bersama-sama. Dengan nada lagu “Tak Tun Tuang” yang telah disesuaikan liriknya agar dapat memberikan pesan edukasi kepada mereka, mereka nampak bersemangat bernyanyi :

“ Narkoba tidak keren, tak tun tuang…

Menambah masalah, tak tun tuang….

Menyebabkan kecanduan, tak tun tuang…

Bikin rusak masa depan, tak tun tuang..”

 

Selanjutnya, PLATO menghadirkan salah klien rehabilitasi adiksi narkoba untuk memberikan testimoni. Dengan usia yang masih remaja, ia berbagi cerita kepada adik-adik siswa bagaimana ia mengenal narkoba pada saat SD dan bagaimana narkoba mempengaruhi hidupnya. Saat ini, ia sedang menjalani rehabilitasi sehingga walaupun ia mengaku masih rentan terpengaruh, namun telah menunjukkan banyak perubahan positif di kehidupannya. Adik-adik siswa, bahkan guru nampak tertarik dan mengajukan pertanyaan kepada kakak yang memberikan Testimoni.

Setelah testimony, fasilitator melanjutkan materi tentang bagaimana  cara mengingatkan jika ada teman menggunakan narkoba dan bagaimana cara menolak jika ada teman mengajak atau menawarkan menggunakan narkoba dengan metode role-play.  Setelah siswa paham dan berani melakukan roleplay menolak narkoba, Lagu Tak Tun Tuang pun menjadi penutup acara sosialisasi.

“Ayo teman-teman, semua-semua,

Ngagel Rejo 3, tak tun tuang…

Mari hidup sehat, tak tun tuang…

Dengan jauhi narkoba, tak tun tuang…”

 

 

 

By

Ruth Susanti