Final Competition SCARFS & Peringatan Hari AIDS Sedunia 2015

Schools and Campus Caring for HIV&AIDS (SCARFS), sebuah program pemberdayaan remaja berbasis sekolah dan kampus untuk mengatasi isu kenakalan remaja yang berdampak pada penularan HIV, pada tahun 2015 telah dilaksanakan oleh 5 UKM dari universitas terpilih di Surabaya yaitu Samanza dari Universitas Hang Tuah, RAN dari Universitas Nadlatul Ulama, Lakapanzha dari Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, DFC dari Universitas Ubhara dan Mapanza dari Universitas Airlangga. UKM-UKM tersebut telah melakukan penjangkauan ke 26 sekolah, kampus dan komunitas. Tidak terasa perjalanan project SCARFS dengan dukungan MTv-Staying Alive Foundation sudah berjalan satu tahun pada Desember 2015.

 

Diharapkan project ini berdampak positif terutama pada remaja sekolah dan kampus sebagai sasaran utama.Dampaknya fasilitator dari mahasiswa dan peserta penjangkauan menjadi tahu, mampu dan memiliki kapasitas untuk turut berpartisipasi aktif mencegah dan menanggulangi kenakalan remaja melalui perannya masing-masing. Dampak tersebut dapat dirasakan , salah satunya melalui terselenggaranya Final Competition SCARFS. Final Competition SCARFS menjadi bagian dari serangkaian acara “YOUTH CAMPAIGN” yang diselenggarakan oleh KPAP Jatim. YOUTH CAMPAIGN menjadi perayaan momentum peringatan Hari AIDS Sedunia 2015 dengan tema nasional “Perilaku Sehat, awal dari pencegahan HIV” ini telah berlangsung pada hari Minggu, tanggal 13 Desember 2015 pukul 08.30-21.00.00 WIB di Gedung Balai Pemuda Kota Surabaya. Kegiatan ini merupakan kolaborasi banyak stakeholder dari pemerintahan, LSM dan komunitas yang ada di Surabaya dalam rangka melaksanakan HAS Terpadu. Stakeholder yang terlibat diantaranya adalah KPAK Surabaya, Dinas Kesehatan Kota Surabaya, BNNK Surabaya, Dinas Pendidikan Kota Surabaya,PKBI Jatim, Sebaya, Dance for Life Surabaya, Yayasan Orbit Surabaya, Karang Taruna Surabaya, Wahana Visi Indonesia Surabaya, GenRe BKKBN, Mudika, Gaya Nusantara, Perwakos, IPNU, Polaris, Dipayoni, dan komunitas yang telibat lainnya.

Acara dibuka dengan tarian tradisional Reog dan simbolis pelepasan Balon Harapan oleh wakil Gubernur Jawa Timur. Dilanjutkan oleh flashmob dance for Life dan para tamu undangan berkeliling ke wahana edukasi yang ada. Dalam acara ini terdapat penyampaian dukungan untuk pencegahan penularan HIV melalui petisi tanda tangan di kain. Selanjutnya penampilan atau hiburan dari berbagai komunitas mulai dari permainan tradisional, musikalisasi puisi, drama, akustik dan tari. Sementara hiburan berjalan, peserta Final Competititon dengan tajuk “Selamatkan generasi bangsa dari Narkoba dan HIV dengan perilaku sehat” dinilai selama 2 jam oleh dewan juri. Peserta yang menampilkan karyanya adalah finalis peserta lomba. Finalis peserta lomba fotografi berjumlah 10, Finalis peserta media KIE kreatif berjumlah 10 dan Finalis mading berjumlah 3 kelompok.

Pengumuman pemenang diumumkan pada pukul 16.30 oleh Ketua Lakapanzha. Juara 1 lomba fotografi adalah Cindy dari Universitas 17 Agustus 1945 dan Juara 2 adalahAhmad Basofi dari ITS. Juara 1 media KIE Kreatif adalah Miftakhul Huda dari SMAN 1 Sidayu Gresik dan Juara 2 adalah Dicky Febriyanti dari SMK IPIEMS. Juara 1 Lomba Mading 3 Dimensi adalah SMKN 1 Surabaya dan Juara 2 adalah SMA Muhammadiyah Sidoarjo. Pengumuman juara dilanjutkan dengan penghargaan kepada UKM. UKM terproaktif diraih oleh SAMANZA dari Universitas Hang Tuah, UKM terpantang menyerah diraih oleh Lakapanzha dari UWKs, UKM terkoordinatif adalah UKM RAN dari Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya.

(Juara Lomba)

 

(Apresiasi untuk UKM LAKAPANZHA UWKs, UKM RAN UNUSA, dan UKM SAMANZA UHT)

Acara malam hari adalah pemberian ODHA inspiring award yang diberikan kepada Yanni dan Yudha. Pemberian award ini bertujuan untuk mengurangi stigma masyarakat terhadap ODHA. Mencoba menyuarakan pesan terhadap masyarakat bahwa ODHA mampu berkarya dan hidup berkeluarga seperti masyarakat umumnya.. Acara berakhir pukul 21.00 dan sebagai acara penutup adalah sosialisasi kenakalan remaja, Narkoba dan HIV dengan metode stand up commedy yang disampaikan selama 1 jam oleh 5 comic ternama.